Showing posts with label Install. Show all posts
Showing posts with label Install. Show all posts

Saturday, June 30, 2018

Instalasi dan Konfigurasi Gitlab di Ubuntu

Halo sahabat Nostra,

Pada kesempatan ini, saya akan berbagi tentang bagaimana cara install dan konfigurasi Gitlab di server kita sendiri (OS : Ubuntu 16.04). Sebagai pengantar, Gitlab adalah sebuah aplikasi opensource yang digunakan sebagai source code repository. Lalu kenapa kita perlu membuat Gitlab di server kita sendiri? Karena dengan Gitlab berjalan di server kita sendiri otomatis semuanya akan lebih fleksible, lebih cepat karena akan satu jaringan langsung dengan development team. Maka pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan step-step untuk instalasi gitlab tersebut.

Install beberapa dependencies:

sudo apt-get update
sudo apt-get install ca-certificates curl openssh-server postfix

Install Gitlab:

cd /tmp
curl -LO https://packages.gitlab.com/install/repositories/gitlab/gitlab-ce/script.deb.sh

Jalankan script untuk installer:

sudo bash /tmp/script.deb.sh

Install gitlab:

sudo apt-get install gitlab-ce

Setelah selesai melakukan instalasi, selanjutnya mengatur firewall. Kita harus memastikan bahwa settingan firewall nya menjadi cukup permissive agar bisa diakses melalui web. Untuk melakukannya bisa dilakukan dengan cara berikut:

sudo ufw allow http
sudo ufw allow https
sudo ufw allow OpenSSH

Konfigurasi Gitlab

Sebelum menggunakan gitlab, ada beberapa hal yang harus kita ubah untuk konfigurasi gitlab:
sudo nano /etc/gitlab/gitlab.rb
ubah pada bagian external_url, sebagai domain/ip untuk gitlab yang berjalan di server kita.


Setelah selesai melakukan konfigurasi gitlab,  terakhir jalan command berikut untuk reconfigure gitlab.

sudo gitlab-ctl reconfigure

Proses reconfigure gitlab ini akan berjalan cukup lama, mohon tetap tunggu sampai selesai.
Setelah selesai, silakan akses langsung gitlab yang sudah kita setup melalui browser bisa menggunakan domain/ip sesuai yang kita setting sebelumnya. Akan muncul tampilan seperti berikut:

Ikuti step-by-step untuk pengaturan gitlab dashboard. 
Inilah tampilan Gitlab dashboard.
Sekarang kita sudah memiliki gitlab sendiri di server kita. Kita sudah dapat menggunakan gitlab tersebut sebagai repository source code kita.
Sekian informasi dari saya kali ini, semoga bermanfaat.






Sunday, September 17, 2017

Fix Bootcamp Error Install Windows 10 Detect MBR Partition On EFI System

Kemarin ketika saya akan menginstall Windows pada Macbook saya, saya menemui error pada saat akan memilih disk yang akan di install Windows, error nya bisa dilihat pada gambar dibawah.



Setelah menjelajah berbagai macam forum, saya menemukan solusi untuk masalah tersebut. Hal di atas terjadi karena partisi yang dibuat Bootcamp memiliki attribute MBR Hybrid. Seharusnya attributenya bernilai MBR Protective. Untuk mensolve nya, pada saat Bootcamp selesai membuat partisi Windows dan melakukan restart, kita tahan option/alt key untuk memilih disk yang akan di boot, lalu pilih MacOs lagi kemudian siapkan beberapa langkah berikut:
  1. Download latest version of GPT fdisk.
  2. Install GPT fdisk dengan menjalankan installer yang sudah di download.
  3. Buka terminal dan ketik
    sudo gdisk /dev/disk0
    
  4. Jika MBR partition terset ke hybrid, lanjutkan ke step 5, namun jika sudah terset ke protective, bisa di skip semua step dibawah ini. Ketik q & enter untuk keluar dari GPT fdisk.
  5. Ketik p untuk melihat existing partition table dan pastikan kita sudah memilih disk yang benar.
  6. Ketik x untuk memilih expert menu.
  7. Ketik n untuk membuat protective MBR.
  8. Ketik w untuk menyimpan perubahan dan pastikan di konfirmasi perubahan nya.
  9. Ketik q untuk keluar dari GPT fdisk.
  10. Jalankan code pada step 3 dan pastikan hasilnya seperti gambar dibawah.

Jika sudah, restart MacOs nya lalu lanjutkan instalasi Bootcamp. Finally error di atas sudah tidak keluar lagi dan sukses menginstall windows 10 pada Macbook saya.

Semoga membantu !

Sunday, June 18, 2017

Instalasi GUI pada CentOS / RHEL 7

    Hello, kali ini saya akan sharing mengenai Instalasi GUI pada server CentOS/RHEL 7. Kenapa?, bukannya terdapat pilihan “Server with GUI” pada saat proses instalasi? Yaa, memang Ada. Tapi, bagaimana kalau pada saat proses instalasi kita memilih Minimal Install (“Server tanpa GUI”, yang artinya hanya terdapat terminal)? Nah, bukan berarti kita harus mengulangi proses instalasi server dari awal dan menghapus server yang lama.
GUI ini dibutuhkan secara mandatory contohnya pada kasus instalasi Oracle Infrastucture, SOA Suite, dll yang menampilkan Output Interface untuk tampilan program instalasi (.jar). Daripada install server dari awal, lebih baik ikuti langkah berikut :
-  Terdapat grouplist package yang ada pada linux server.
# yum grouplist
Loaded plugins: langpacks, product-id, search-disabled-repos, subscription-manager
There is no installed groups file.
Maybe run: yum groups mark convert (see man yum)
Available Environment Groups:
   Minimal Install
   Infrastructure Server
   File and Print Server
   Basic Web Server
   Virtualization Host
   Server with GUI  “ package group GUI
Available Groups:
   Compatibility Libraries
   Console Internet Tools
   Development Tools
   Graphical Administration Tools
- Install package group dengan yum
# yum groupinstall "Server with GUI"
Transaction Summary
====================================================
Install  199 Packages (+464 Dependent packages)
Upgrade               (   8 Dependent packages) 
Total download size: 523 Ma
Is this ok [y/d/N]:y

- Nah, setelah selesai terinstall, set GUI ke target server.
# systemctl set-default graphical.target
- Start GUI tanpa reboot dan verifikasi
# systemctl start graphical.target
# systemctl get-default
graphical.target

Done. That’s all, from minimal install without GUI we change it to Server with GUI.

Referensi :