Showing posts with label Controller. Show all posts
Showing posts with label Controller. Show all posts

Sunday, March 18, 2018

How-to: Building RESTful API on Ruby on Rails

Halo semua, kembali lagi di Blog Nostra!

Kali ini kami akan membagikan tentang bagaimana cara mengimplementasi RESTful API pada Ruby on Rails. Sebelum memulai, kami akab memberikan beberapa informasi mengenai REST API dan Ruby on Rails itu sendiri.

- What is Ruby on Rails?
Ruby on Rails (disingkat menjadi Rails) adalah framework yang ditulis dengan bahasa pemrograman Ruby, yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 2004. Rails termasuk server side, yang berarti semua proses dijalankan pada server, bukan pada client's browser. 

- What is RESTful API?
RESTful API adalah application program interface yang menggunakan HTTP request untuk mengolah data. Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2000 oleh Roy Fielding. REST API banyak digunakan oleh web service development.

Kenapa sih menggunakan Rails? Dari segi development, less painful, karena hanya dengan sebuah script, bisa me-generate model dan controller nya. Selain itu, Rails juga mudah dibaca, bahkan oleh orang yang tidak memiliki dasar pemrograman.

Nah langkah-langkah untuk menggunakan Rails adalah:
- Install Ruby
brew install ruby
- Install Rails
brew install rails
- Konfigurasi database (jika diperlukan)
- Run Rails
rails s

note: jika ingin menambahkan dependency pada Gemfile, lakukan `bundle install` untuk me-include dependency yang baru anda masukan

Script untuk membuat Model:
`rails g model {nama model} {nama variable}:{tipe data} {nama variable}:{tipe data} ...`

Script untuk membuat Controller:
`rails g controller {nama controller}`

Setelah men-define apa yang akan dilakukan oleh controller, saatnya mendefinisikan route untuk method-method yang ada di controller. berikut salah satu contoh controller dan route nya:



Wala, sudah jadi deh RESTful API menggunakan Rails! Selamat mencoba!
Keep smart, keep code, and make money!

Sunday, March 15, 2015

Pengenalan AngularJS part 2

Pada kesempatan sebelumnya kita sudah mencoba membuat sebuah halaman dengan menggunakan angular. Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba memisahkan data dengan halaman html yang akan digunakan. Pada angular terdapat $scope yang merupakan variable perantara antara controller dengan view.

Mari kita mulai saja dengan membuat code di bawah ini pada file index.html dan tes.js:
index.html
tes.js
Dapat dilihat pada index.html kita mendeklarasikan tes.js sebagai salah satu source script untuk halaman tersebut. Pada index.html kita mendekalarsikan ng-app sebagai SeperatedData dan pada tes.js kita membuat variable app yang merupakan angular modul untuk SepatedData. Dalam app tersebut kita dapat mendeklarasikan beberapa controller yang nantinya dapat digunakan dalam halaman html SeparatedData.

Pada index.html kita tambahkan ng-controller="UsersController" dan ng="AbsenController" controller tersebut hanya akan berjalan di lingkup tag tempat dimana tag tersebut berada. Contohnya pada index.html UsersController pada tag id="usersData, maka lingkup controller tersebut hanya berada di tag div usersData saja.


Sedangkan untuk data, pada tes.js dapat dilihat data di declarasikan pada $scope. Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa $scope merupakan perantara atau data binding yang digunakan antara controller dengan view. Dengan mendeklarasikannya pada $scope, index html dapat mengakses data tersebut dengan memanggil nama variablenya saja. 

Hasilnya adalah seperti berikut : 


Demikian cara memisahkan data dan penggunaan $scope dalam controller. Semoga membantu.