Showing posts with label tutorial beego. Show all posts
Showing posts with label tutorial beego. Show all posts

Tuesday, December 15, 2015

Raw SQL to Query using Beego

Masih seputar Beego, dimana sebelumnya kita membahas develop REST API sekarang kita akan membahas ORM di Beego. Kita tidak akan membahas ORM di Beego secara mendetail, karena cukup luas dan mendalam. Yang akan kita bahas disini hanya Raw SQL-nya.

Istilah Raw disini bisa kita artikan sebagai mentah (belum tersentuh), dengan kata lain Raw SQL adalah syntax-syntax query yang dipergunakan. Contoh SELECT, UPDATE, DELETE ataupun yang lainnya.

Sebagai study kasus disini, kita akan membaca table view dari database. Berikut struktur view-nya


Buat file test_orm.go di workspace golang, lalu ketik source code berikut ini :

Penjelasaanya adalah

  • Bagian import
    • Ada 2 library yang kita gunakan, yaitu beego/orm dan mysql sebagai driver database
  • Bagian struct
    • Disini kita define struktur data dari tabel view kita
  • Bagian fungsi init
    • Fungsi ini digunakan untuk connect ke database kita. Contoh, connect ke database mysql.
  • Bagian fungsi main
    • Yang pertama kita lakukan adalah mendaftarkan orm kita dengan syntax orm.NewOrm()
    • Kemudian kita jalankan Raw SQL-nya
    • Setelah itu dicetak semua datanya

Hasilnya adalah sebagai berikut :











Raw SQL jarang sekali kita gunakan, namum ada beberapa kasus lebih mudah penyelesaiinnya lewat Raw SQL seperti akses ke table view.

Ok, sementara itu dulu pengunaan Raw SQL di Beego. Nantikan ulasan-ulasan Beego lainnya di blog ini. Terima kasih.

Building Web API using Beego

Di dalam blog ini saya masih berbicara tentang golang. Sama dengan bahasa pemrograman lainnya, golang memiliki banyak framework untuk membuatnya segalanya menjadi rapid.

Yang akan kita bahas disini adalah Beego, salah satu HTTP Framework yang menggunakan golang. Kenapa disebut sebagai HTTP Framework, karena Beego bukan hanya sekedar web framework tapi bisa digunakan untuk develop API backend service secara rapid.

Mari kita mulai dari persyaratannya :
  1. Pastikan environment kita sudah terinstall golang. Jika belum bisa lihat disini sebagai acuan.
  2. Install Beego dengan cara :

Setelah itu, kita siapkan sisi database-nya. Contoh tabel yang kita pake adalah :
Setelah semua lengkap mari kita mulai membuat program dari workspace golang :
  • cd $GOPATH/src





Kemudian ikuti langkah-langkah dibawah ini :
  • bee api testing-app -tables="roles" -conn=yuki:welcome1@tcp\(127.0.0.1:3306\)/testing
  • cd testing-app
  • bee run -downdoc=true -gendoc=true
  • buka di browser dan jalankan http://localhost:8080/swagger/swagger-1/

Done. Begitu mudahnya kita membuat REST API dengan Beego dengan ditambahkan swagger akan mempermudah kita untuk testing REST API yang telah kita buat.

Dari sini kita bisa lihat Beego menawarkan fitur yang keren dan rapid. Rapid sangat dibutuhkan mengingat informasi selalu berubah dalam tiap detiknya.

Ok, sementara itu dulu ulasan tentang Beego, tunggu kita di blog-blog Beego lainnya.